Hipoglikemia Pada Anak

Hipoglikemia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh terlalu rendah. Menurut American Diabetes Association, nilai 70 mg / dL atau lebih rendah adalah tanda Hipoglikemia pada anak-anak, yang sedang dalam pengobatan diabetes. Pada anak yang sehat, tanpa diabetes, nilai-nilai ini harus lebih rendah dari 55 mg / dL untuk dianggap hipoglikemia.

Secara umum, anak-anak dengan diabetes lebih rentan terhadap hipoglikemia daripada anak normal. Gejala hipoglikemia pada anak dengan diabetes lebih sering terjadi karena anak diabetik tidak mengkonsumsi gula, yang dapat mengakibatkan penurunan gula darah ke tingkat yang berbahaya.

Dalam kasus yang jarang terjadi, anak yang tidak menderita diabetes juga dapat menjadi korban hipoglikemia. Namun, hipoglikemia pada anak-anak non-diabetes biasanya dikaitkan dengan penyakit atau organ yang tidak berfungsi seperti Pankreas dan Ginjal.

MENGAPA HYPOGLYCEMIA MEMBUTUHKAN PENGOBATAN SEGERA?
Hipoglikemia dikaitkan dengan rendahnya kadar gula dalam darah. Gula di dalam tubuh kita juga dikenal sebagai Glukosa, dan glukosa dibutuhkan oleh tubuh dan otak untuk berfungsi dengan baik.

Karenanya, penting untuk mempertahankan kadar glukosa yang sehat: tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika hipoglikemia tidak segera diobati, hipoglikemia dapat memburuk dengan cepat dan menghilangkan glukosa otak. Jika Anda tidak segera bertindak, anak mungkin merasa bingung dan tidak mampu menangani situasi tersebut. Dalam kasus yang parah, anak bahkan mungkin kehilangan kesadaran, mengalami kejang atau koma.

Hipoglikemia juga dapat terjadi jika anak-anak tidak mengkonsumsi nutrisi yang cukup sesuai kebutuhan harian mereka. Ini juga dapat mempengaruhi anak-anak yang lemah jika mereka melewatkan makan atau berolahraga lebih dari biasanya jika anak tersebut menderita diabetes.

APAKAH ADA HUBUNGAN ANTARA HYPOGLYCEMIA DAN DIABETES?
Seperti yang disarankan, anak-anak diabetes lebih rentan terhadap hipoglikemia dibandingkan dengan anak normal. Jika seorang anak minum obat untuk mengendalikan atau menurunkan kadar glukosa, mereka mungkin secara tidak sengaja menurunkan kadar glukosa mereka ke tingkat yang berbahaya.

Obat-obatan untuk diabetes memengaruhi kadar insulin, yang merupakan hormon di dalam tubuh kita yang mengatur kadar gula darah. Jika seorang anak menggunakan salah satu obat diabetes, tingkat darah di dalam tubuh mereka dapat menurun dalam rentang waktu yang sangat singkat. Jika menurun di bawah 70mg / dL pada anak penderita diabetes, itu biasanya merupakan tanda hipoglikemia.

Pada anak yang tidak menderita diabetes, penurunan gula darah mungkin terkait dengan banyak faktor lain. Misalnya, banyak berkeringat setelah jadwal olahraga yang ketat dapat menyebabkan penurunan kadar gula. Bahkan, masalah dengan pankreas dan bagian tubuh lainnya juga merupakan penyebab utama rendahnya kadar gula darah pada anak-anak yang tidak menderita diabetes.

Kisaran gula darah normal adalah antara 99mg / dL dan 70 mg / dL. Tergantung pada gejalanya, hipoglikemia bisa ringan, sedang, dan berat. Berikut adalah beberapa tanda dan gejala hipoglikemia ketika kadar glukosa mencapai di bawah 70mg / dL:

Ringan: di bawah 70 mg / dL

• Perasaan lapar yang intens
• Gugup dan gemetar
• Keringat

Sedang: di bawah 55 mg / dL

• Pusing
• Mengantuk
• Kebingungan
• Kesulitan berbicara
• Perasaan cemas dan lemah

Parah: di bawah 35-40 mg / dL

• Kejang
• Kehilangan kesadaran, koma

TANDA HYPOGLYCEMIA
Hipoglikemia jarang terjadi pada anak-anak kecuali mereka yang dirawat secara aktif untuk diabetes tipe 1. Tidak seperti orang dewasa, anak-anak harus dirawat dengan hati-hati karena mereka sering tidak dapat merasakan tanda-tanda peringatan. Dalam kondisi ini, dokter merekomendasikan untuk mengawasi anak-anak saat mereka bermain atau ketika mereka terlibat dalam kegiatan yang membutuhkan energi yang konsisten. Mengenali tanda-tanda awal hipoglikemia pada anak kecil adalah aspek penting dalam mengendalikan penyakit, yang dapat mengarah pada stabilitas dan penyembuhan jangka panjang.

Berikut adalah beberapa contoh gejala hipoglikemia pada anak dengan diabetes:

SAKIT KEPALA
hipoglikemia pada anak sakit kepala
Anak-anak yang cukup besar untuk berbicara dapat mengeluh sakit kepala, yang merupakan tanda potensial hipoglikemia ringan. Seorang anak kecil mungkin menunjukkan bahwa ia merasa “lucu” atau anak itu dapat memberikan sinyal lain yang menunjukkan sakit kepala. Misalnya, anak-anak kecil mungkin mencoba untuk mengambil kepala mereka yang mengindikasikan masalah dengan penglihatan.

Orang dewasa tidak boleh mengabaikan tanda-tanda ini. Jika ini terjadi, Anda dapat memeriksa kadar glukosa atau mengajukan pertanyaan untuk mengambil tindakan yang sesuai berdasarkan jawaban yang diberikan.

LAPISAN INTENSE
Tidak semua episode hipoglikemia dimulai dengan sakit kepala. Seringkali, tanda pertama serangan ringan memicu rasa lapar yang hebat. Seorang anak mungkin mengeluh sakit lapar atau memberi tahu Anda bahwa perut mereka terasa kosong. Jika anak diberi makan dengan baik, mengeluh kelaparan hebat setelah makan adalah tanda potensial serangan ringan.

Di sisi lain, jika anak aktif terlibat dalam aktivitas fisik, mengeluh perut kosong seharusnya tidak menyebabkan panik. Dalam kondisi seperti ini, lebih baik membiarkan anak-anak rileks dan memberikan perawatan sesuai situasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *